Klopp: Trofi Tak Bisa Menilai Siapa Saya

Jurgen Klopp mengaku tak peduli dengan evaluasi orang beda terhadap pencapaiannya sebagai manajer Liverpool yang sampai kini belum menghasilkan trofi sama sekali.

Liverpool menunjuk Klopp guna menggantikan Brendan Rodgers pada Oktober 2015 lalu. Sejak saat tersebut pria Jerman itu sudah membawa The Reds ke tiga partai final, akan namun tak satu juga trofi yang sukses mereka raih.

Setelah tidak berhasilĀ  di final Piala Liga, Klopp kalah di final Liga Europa 2016 dari Sevilla. Musim kemudian Klopp tidak berhasilĀ  karena diungguli Real Madrid di partai puncak Login Sbobet Liga Champions.

Klopp Tak Tertekan

Musim ini Klopp berkesempatan mengakhiri paceklik gelarnya bareng Liverpool. Namun eks pelatih Borussia Dortmund tersebut mengaku dirinya tak tertekan dengan tekanan untuk meraih trofi.

“Anda dapat bayangkan alangkah saya tidak tertariknya dengan urusan tersebut (masuk dalam kitab sejarah Liverpool). Tugas saya ialah meyakinkan saya dapat membantu kesebelasan meraih sukses,” ujar Klopp laksana dikutip ESPN.

“Saya tidak bernafsu untuk dapat dikenang sekitar 50 tahun atau apa juga itu. Untuk saya tersebut bukan tekanan, melulu sebuah kesempatan,” imbuhnya.

Sikap Klopp

Di samping masih berkesempatan menjuarai Premier League, Liverpool pun memiliki peluang untuk meraih trofi Liga Champions. Pasukan Klopp mendapat lawan yang lumayan enteng di babak perempat final, yaitu Porto.

“Saya memuliakan betul hasrat semua pemain dan pun fans, dan saya dapat jadi unsur dari itu, saya dapat jadi unsur dari mimpi mereka. Tapi pada akhirnya tersebut bukan bikin saya, tapi guna orang-orang itu,” sambungnya.

“Saya tidak tertarik dengan evaluasi orang. Biarlah Tuhan yang menilai saya sebuah hari dan melulu itu yang saya pikirkan. Saya sama sekali tidak tertarik apa kata orang di luar sana.”